Jumat, 16 Januari 2015

Paradigma Keberhasilan

Bagaimana agar bisa berhasil, dalam situasi dimana tidak ada yang bisa dikontrol, tidak ada yang bisa diatur, tidak ada tombol pengendali?

Untuk jawabannya (baca: Bertindak Berdasarkan Kepentingan Utama Anda lengkapnya baca: Larry Levin), yang memberi saran begini: "jika tidak ada satupun tindakan yang dapat dilakukan untuk mengontrol pasar, satu-satunya yang dapat dilakukan adalah mengontrol diri-sendiri".

Saran ini mejelaskan secara tegas bahwa, permasalahan utama ada pada mental-psikologi seseorang!

Lebih tepat adalah: pada masalah ke-disiplin-an seseorang!

Sumber: http://www.berdagangvalasonline.com/mental_psychology/paradigma_keberhasilan.html

Sebagian besar mereka yang berdagang valas online, pada awal-awalnya mengalami, tekanan, stress, kerugian, kegagalan, meninggalkan rasa sakit dan kesan negatif berkepanjangan. Tetapi akhirnya mereka semua berhasil karena: telah siap dan mempersiapkan diri, memperkuat kemauannya, tekun melatih diri, mepunyai semangat pantang menyerah dan selalu berlatih kesabaran (baca: Masalah dan Rasa Sakit, untuk lebih lengkap baca: M. Scott Peck).

Masalahnya, terutama mereka yang gagal adalah karena tidak menyadari, ada perbedaan yang sangat besar antara cara hidup sehari-hari, dengan pekerjaan berdagang valas online.

Tanpa disadari, dalam kehidupan sehari-hari, banyak hal-hal kecil selalu berhasil dilakukan sesuai kehendak. Sebagai contoh: untuk mendengar siaran radio atau televisi, tinggal menekan tombol power dan memilih saluran; sore hari menjelang gelap, suasana remang-remang, hanya dengan menekan tombol di dinding, lampu-lampu menyala, semua menjadi terang; dan ketika ingin bepergian menggunakan sepeda-motor atau mobil, tinggal memasukkan kunci kontak kemudian memutarnya, kendaraan siap dikendarai. Di dalam semua kegiatan tersebut, hanya dengan sedikit tindakan semua keinginan terkabul, dan hal-hal seperti itu sudah menjadi kebiasaan sehari-hari, yang membentuk paradigma keberhasilan, atau pola tentang keberhasilan (baca: Paradigma dan Apakah Paradigma Itu?), untuk lebih jelas (baca: Stephen R. Covey - The 7 Habits of Highly Effective People dan The 8th Habit), juga (baca: Chaos Theory: A New Paradigm for Trading).

Ketika terjun dalam pekerjaan berdagang valas online tidak ada satupun tindakan dapat dilakukan, untuk mengontrol pasar, mempengaruhi pasar, agar sesuai dengan keinginan. Tidak ada tombol yang dapat ditekan untuk mengontrol pasar, agar bergerak naik saat open-posisi beli, sebaliknya tidak ada kunci yang dapat diputar, untuk mengontrol agar pasar bergerak turun, saat open-posisi jual dilakukan. Hasilnya adalah kerugian, karena semuanya menjadi tidak pasti, dan membingungkan!

Bagaimana agar bisa berhasil, dalam situasi dimana tidak ada yang bisa dikontrol, tidak ada yang bisa diatur, tidak ada tombol pengendali?

Untuk jawabannya (baca: Bertindak Berdasarkan Kepentingan Utama Anda lengkapnya baca: Larry Levin), yang memberi saran begini: jika tidak ada satupun tindakan yang dapat dilakukan untuk mengontrol pasar, satu-satunya yang dapat dilakukan adalah mengontrol diri-sendiri.

Saran ini mejelaskan secara tegas bahwa, permasalahan utama ada pada mental-psikologi seseorang!

Kesimpulannya, selalu ikuti apa yang dilakukan pasar, jika harga di pasar bergerak naik, lakukan open-posisi beli dan jika harga di pasar bergerak turun, lakukan open-posisi jual. Jangan pernah menduga-duga atau memperkirakan kemana arah pasar akan bergerak, selalu bertindak berdasarkan apa yang sedang terjadi, apa yang sedang terlihat dalam grafik harga. Semua itu bisa dilakukan jika telah melatih dan terlatih untuk selalu berada dalam keadaan disini saat ini, dan menyadari apa yang sedang diinginkan, apa yang sedang dipikirkan atau apa yang sedang diharapkan (baca: Siapakah Anda dan Meditasi Mengenal Diri juga cerita singkat: Kesadaran Tak Kunjung Henti).

Minggu, 11 Januari 2015

10 Alasan Umum Trader Kehilangan Disiplin dan Bagaimana Menghindarinya

Sumber:
http://www.corsafxtrade.com/2014/12/10-alasan-umum-trader-kehilangan.html

Ada sangat sedikit hal baru dalam dunia psikologi trading, namun menguasai dasar-dasarnya dan menguasai pikiran kita adalah inti terpenting, jika kita ingin berkembang menjadi trader yang efisien.

Berikut ini adalah masalah umum dalam disiplin trader dan saran untuk melawannya. Disiplin diperlukan jika Anda ingin berhasil sebagai trader Forex.
  1. Kebosanan dan kebutuhan untuk trading dengan hasil cepat. Ini adalah salah satu pembunuh akun terbesar dan layak mendapatkan perhatian. Mencari setup trading yang ideal adalah urusan yang memakan waktu, namun akan selalu ada waktu kosong disaat menunggu untuk trading yang tepat dengan kebosanan terkait. Cobalah untuk menggunakan waktu kosong diantara trading untuk hal-hal seperti peningkatan pelatihan diri misalnya membaca buku dari guru pengembangan diri favorit Anda atau belajar untuk bermeditasi/praktek Yoga! Atau Apa pun yang membuat Anda tetap dalam kerangka pikiran yang benar untuk bertrading. Sebuah pola pikir positif dapat memiliki dampak positif pada diri Anda dari waktu ke waktu. Mencari hal yang dapat dilakukan disaat bosan? Apa pun yang Anda lakukan pastikan itu bukanlah memasuki trading hanya untuk menghibur diri. Jika Anda perlu untuk melibatkan diri dalam dunia trading saat menunggu set-up, mungkin bisa dengan mem follow trader lain di Twitter dan lihat apakah Anda mungkin mengabaikan suatu setup atau rilis data yang signifikan.
  2. Trading disaat lelah atau pada saat kerangka pikiran kurang optimal. Salah satu hal besar mengenai trading adalah bahwa kita dapat menutup untuk berbisnis kapanpun kita inginkan. Jika Anda sedang tidak berada dalam pola pikir yang tepat untuk trading maka tutuplah toko! Tidak akan ada pelanggan yang menggedor pintu dan berteriak pada Anda untuk buka. Hanyalah bertrading ketika Anda benar-benar fokus dan telah benar-benar melakukan persiapan yang Anda butuhkan.
  3. Tidak mengambil kerugian yang dalam dan trading balas dendam. Sangat umum dan sesuatu yang kita selalu harus berhati-hati. Saya temukan bahwa adalah pilihan terbaik untuk menghentikan trading, setelah beberapa kerugian berturut-turut dan menyegarkan pikiran. Setiap orang memiliki tingkat toleransi yang berbeda dalam menerima kerugian dan Anda harus mengamati tindakan Anda di area ini dan amati untuk memperbaikinya. Berhenti dan entri posisi sebaliknya jika terdapat unsur yang sudah teruji dalam trading sistem Anda, namun bukan atas dasar trading balas dendam.
  4. Hilangnya percaya diri. Jika Anda terserang rasa kurang percaya diri, mungkin layak mengurangi lot/posisi Anda dan perlahan-lahan bekerja dengan cara kembali kedalam kerangka pikiran yang optimal. Hal ini juga penting bahwa setiap strategi yang digunakan telah diuji secara memadai sebelum trading Live.
  5. Terlalu percaya diri. Saya temukan juga adalah lebih baik  menjauh dari market jika saya merasa terlalu percaya diri. Sebuah frase umum trader adalah "Saya bisa menutup kerugian mumpung sekarang bulan yang hebat sejauh ini". Jangan! Tradinglah hanya yang sesuai dengan kriteria trading plan Anda, jangan menjadikan kemenangan yang sudah diraih sia-sia.
  6. Tekanan dalam mendapatkan uang untuk membayar tagihan. Kenyataan pahitnya adalah bahwa takut kehilangan uang malah sering kehilangan uang, maka aliran pendapatan alternatif mungkin harus dicari, jika Anda perlu pemasukan rutin. Market selalu ada jadi tempatkanlah diri anda pada posisi yang tepat untuk mendapatkan keuntungan dari apa yang market dapat berikan dan jangan ambil posisi trading yang tidak sesuai kriteria aturan Anda.
  7. Menggunakan leverage posisi secara berlebihan. Pada Akhirnya hal ini akan menyakitkan Anda. Market memiliki kebiasaan mencari inefisiensi dan bisa jadi Anda beruntung beberapa kali namun pada akhirnya dapat mengakibatkan serangkaian kerugian besar. Jadilah kasino dan bekerja dengan sisi keunggulan Anda. Hanya risikokan persentase yang kecil dari modal anda pada setiap trading sebab market penuh kejutan tersembunyi. Kejutan Ini biasa terjadi disaat Anda berpikir Anda memiliki keyakinan pasti.
  8. Tidak ada trading plan. Apapun rencana trading adalah lebih baik daripada tanpa rencana. Berkomitmenlah untuk menulis trading plan yang mudah bagi Anda dalam menerapkannya. Modifikasilah hanya pada saat Anda tidak sedang trading. Ini harus menjadi sesuatu yang membantu Anda membuat keputusan di bawah tekanan dan menjauhkan dari skenario irrasional yang dapat terjadi saat bertrading dalam pasar uang. Tanpa trading plan yang kita berkomitmen untuk mengikutinya, kita dapat dengan mudah membuat penilaian gegabah/terburu-buru yang pada akhirnya akan berdampak negatif pada keuangan kita.
  9. Trading disaat menghadapi aneka masalah umum kehidupan. Hidup memiliki kebiasaan dalam memberikan kita masalah yang acak untuk diatasi dan kita perlu mengakui bahwa ini dapat mempengaruhi kinerja trading. Silakan lihat point no. 2 lagi, dan tutup toko Anda bilamana perlu.
  10. Memerangi market yang trending. Prakata lama bahwa "market selalu benar" dan "market bisa tetap irasional lebih lama daripada yang dapat anda lakukan dengan bahan pelarut" adalah sangat benar. Kita harus mencari cara untuk menyelaraskan diri dengan kekuatan market dan tidak masuk ke dalam skenario di mana Anda mencoba untuk menjadi benar. Lihat lagi point no. 3. adalah tidak masalah untuk menjadi salah jika sistem anda memiliki harapan positif melebihi periode waktu yang bisa diterima dan Anda menggunakan money management yang baik dikombinasikan dengan stoploss ketika bertrading forex.

Jika Anda mengambil posisi melawan trend dan market membuktikan bahwa Anda kali ini salah, maka Ambillah kerugian tsb dan siap melanjutkan langkah berikutnya. Kesadaran akan hal-hal diatas akan menempatkan Anda dalam posisi yang lebih kuat untuk mendapatkan keuntungan dari apa yang market tawarkan.

Jumat, 09 Januari 2015

Sangat Penting untuk Berpikir Pikiran Baik

Do not worry at all about negative thoughts, and do not try to control them. 


All you have to do is begin to think good thoughts each day. Plant as many good thoughts as you can in each day. As you begin to think good thoughts you will attract more good thoughts, and eventually the good thoughts will wipe out the negative thoughts altogether (Rhonda Byrne).

Jumat, 02 Januari 2015

Nasehat 8 Miliarder Terkaya Dunia Biar Cepat Sukses

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2139824/nasehat-8-miliarder-terkaya-dunia-biar-cepat-sukses

Pernahkan Anda merasa penasaran mengapa beberapa pengusaha hebat mampu mengumpulkan uang hingga menjadi miliarder terkaya di dunia? Bill Gates, Mark Zuckerberg dan Warren Buffett merupakan tiga di antara banyak pengusaha sukses yang mampu merajai jajaran orang terkaya di dunia.

Untungnya, para miliarder hebat ini tak pernah takut berbagi nasehat yang membuatnya sesukses sekarang. Berpikir beda dan mengabaikan omongan negatif orang lain merupakan salah satu trik agar dirinya bisa sukses dan kaya seperti sekarang.

Berikut nasehat 8 miliarder terkaya dunia agar cepat sukses seperti dikutip dari Business Insider, Sabtu (29/11/2014):

1. Bill Gates

Pendiri Microsoft ini menyatakan, peluang akan datang saat Anda berhasil memanfaatkan satu kesempatan bisnis. Artinya, pastikan Anda bekerja dengan baik dan mampu meraih berbagai peluang yang ada.

2. Carlos Slim Helu

Miliarder kedua terkaya di dunia ini menyarankan Anda untuk tidak hidup berdasarkan pendapat orang lain. Dia tidak mau hidup hanya menuruti saran orang lain.
Dalam menjalankan bisnis dan kehidupan pribadinya, Slim tak pernah memperdulikan omongan negatif orang lain.

3. Warren Buffett

CEO Berkshire Hathaway Warren Buffett mengatakan, jangan pernah selalu ingin instan. Jalani sebuah pekerjaan atau bisnis untuk mendapatkan anak tangga lain agar bisa berjalan lebih tinggi.

4. Bernard Arnault

Bos LVMH Group Bernard Arnault mengatakan dirinya tak pernah menunda pekerjaan yang harus dilakukan. Saat mendapatkan gagasan bisnis cemerlang, langsung lakukan dan jangan pernah menundanya.

5. Larry Ellison

Saat Anda berinovasi, bersiaplah menghadapi pernyataan orang lain yang mengatakan Anda sudah gila. Begitula bisnis menurut Miliarder Larry Ellison, di mana gagasan gila dan baru yang nyaris tidak mungkin harus tetap direalisasikan.

6. Mark Zuckerberg

Salah satu pengusaha termuda di dunia Mark Zuckerberg mengatakan, jika Anda ingin hasil yang terbaik, pastikan Anda selalu fokus menyelesaikan masalah terpenting lebih dulu.

7. Michael Dell

Saya tidak suka hanya melakukan hal yang saya suka. Saya suka melakukan hal-hal yang dapat mensukseskan perusahaan. Begitulah Michael Dell berbagi tips suksesnya, dia jarang melakukan hal-hal yang disukainya.

8. Donald Trump

Setiap kali berpikir, hasilkan pemikiran yang besar. Nasehat itu yang kini menjadikan Donald Trump sebagai salah satu pengusaha paling sukses di dunia. (Sis/Ndw)

Rabu, 31 Desember 2014

Masalah dan Rasa Sakit

Disiplin adalah seperangkat peralatan dasar yang kita perlukan untuk mengatasi permasalahan dalam "belajar bisnis forex". Tanpa disiplin, kita tidak dapat memecahkan dan menyelesaikan apa pun. Dengan hanya menerapkan sejumlah disiplin, maka kita hanya bisa memecahkan sebagian permasalahan saja. Kita baru bisa memecahkan semua permasalahan ketika kita mampu berdisiplin secara total.

Hal yang membuat "belajar bisnis forex" menjadi sulit adalah karena proses untuk menghadapi berbagai permasalahan dianggap sebagai sesuatu yang menyakitkan.

Sumber: Cuplikan dari bukunya M. Scott Peck - The Road Less Travelled. Halaman 3-8.
Situs: http://www.berdagangvalasonline.com/mental_psychology/masalah_dan_ rasa_sakit.html

Hidup itu sulit. Itu adalah sebuah kebenaran luar biasa, dan salah satu kebenaran terbesar. Begitu kita mengakui kebenaran ini, maka sehenarnya kita telah bisa mengatasi kesulitan itu. Begitu kita benar-benar memahami dan menerima bahwa hidup itu sulit, maka hidup menjadi lebih mudah untuk dijalani. Sebab, kita telah bisa menerima fakta tersebut sehingga hal itu tidak lagi menjadi masalah.

Namun demikian, banyak orang tidak melihat kebenaran ini secara utuh. Justru mereka hampir selalu mengeluhkan - secara terang-terangan atau tidak - masalah, hambatan, dan kesulitan hidup. Seolah-olah hidup itu biasanya mudah, seolah-olah hidup itu seharusnya mudah. Mereka menyuarakan keyakinan bahwa kesulitan yang mereka alami telah menjadi simbol dari bentuk rasa sakit tersendiri. Suatu hal yang seharusnya tidak terjadi dan menimpa mereka, ataupun menimpa keluarga, suku, kelas, negara, ras, bahkan spesies mereka. Saya sangat memahaminya, karena saya pun pernah mengeluh.

Hidup adalah serangkaian masalah. Namun, apakah kita ingin mengeluhkan atau memecahkan masalah? Apakah kita ingin mengajari anak-anak kita untuk memecahkan permasalahan hidup?

Disiplin adalah seperangkat peralatan dasar yang kita perlukan untuk mengatasi permasalahan hidup. Tanpa disiplin, kita tidak dapat memecahkan dan menyelesaikan apa pun. Dengan hanya menerapkan sejumlah disiplin, maka kita hanya bisa memecahkan sebagian permasalahan saja. Kita baru bisa memecahkan semua permasalahan ketika kita mampu berdisiplin secara total.

Hal yang membuat hidup menjadi sulit adalah karena proses untuk menghadapi berbagai permasalahan dianggap sebagai sesuatu yang menyakitkan. Berbagai masalah - tergantung pada karakternya - menimbulkan frustrasi, kesedihan, kedukaan, kesepian, rasa bersalah, penyesalan, kemarahan, ketakutan, kekhawatiran, penderitaan, atau depresi. Ini adalah perasaan yang tidak menguntungkan dan tidak menyenangkan. Sakitnya terasa sama seperti rasa sakit di bagian tubuh mana pun, bahkan terkadang serupa dengan rasa sakit yang paling parah. Sebenarnya, rasa sakit dalam diri kita yang ditimbulkan oleh peristiwa atau konflik itulah yang membuat kita menyebutnya sebagai masalah. Dan, karena hidup memiliki serangkaian masalah tanpa akhir, maka hidup selalu sulit dan dipenuhi oleh rasa sakit, seperti juga dipenuhi oleh suka cita.

Namun, dalam keseluruhan proses penemuan dan pemecahan masalah inilah hidup memiliki maknanya. Masalah adalah keuntungan menyakitkan yang membedakan antara keberhasilan dan kegagalan. Masalah menimbulkan keberanian dan kebijaksanaan kita. Sebenarnya masalah menciptakan keberanian dan kebijaksanaan bagi kita. Itu karena dengan masalah, kita berkembang secara mental dan spiritual. Ketika kita ingin mendukung perkembangan jiwa manusia, kita menantang dan mendukung kapasitas manusia untuk memecahkan masalah. Di sekolah, misalnya, kita secara sengaja membuat suatu masalah untuk dipecahkan oleh anak didik kita. Kita belajar melalui rasa sakit karena harus menghadapi dan memecahkan masalah.

Oleh karena itu, orang bijak belajar untuk tidak takut, tetapi benar-benar menerima masalah dan rasa sakit yang ditimbulkan oleh masalah.

Banyak dari kita yang tidak terlalu bijak karena memiliki ketakutan terhadap rasa sakit. Banyak dari kita berusaha untuk menghindari masalah. Kita menunda, berharap bahwa masalah itu akan hilang. Kita mengabaikan masalah, melupakan masalah, dan berpura-pura tidak ada masalah. Kita bahkan mengonsumsi obat-obatan untuk membantu mengabaikan masalah. Dengan mematikan rasa sakit kita, kita dapat melupakan masalah yang menimbulkan rasa sakit. Kita lebih memilih menghindari masalah, bukan menghadapinya secara langsung. Kita berusaha untuk lari dari masalah, daripada mengalami penderitaan yang diakibatkan oleh masalah.

Kecenderungan untuk menghindari masalah dan penderitaan emosi yang secara alamiah terkandung dalam masalah adalah dasar utamadaripenyakit mental sebagian besar umat manusia. Oleh karena sebagian besar dari kita memiliki kecenderungan ini, banyak dari kita yang menderita penyakit mental dan tidak memiliki kesehatan mental yang utuh. Beberapa dari kita akan berusaha untuk bergerak dalam jank yang cukup luar biasa untuk menghindari masalah dan penderitaan yang bisa ditimbulkan oleh masalah. Mereka mengambil jarak yang cukup jauh sehingga semuanya tampak jelas dan masuk akal dalam usaha menemukan jalan keluar yang mudah, membangun fantasi paling rumit dalam menjalani hidup, dan terkadang hingga benar-benar tidak melibatkan realitas.

Akan tetapi, pengganti itu pada akhirnya menjadi lebih menyakitkan daripada penderitaan logis yang ingin dihindari. Neurosis itu sendiri menjadi masalah terbesar. Seperti telah diduga, pada akhirnya, banyak orang yang akan berusaha menghindari rasa sakit dan masalah ini, serta yang membangun lapisan di atas lapisan neurosis. Namun, untungnya sejumlah orang memiliki keberanian untuk menghadapi neurosis mereka dan mulai - biasanya dengan bantuan psikoterapi - mempelajari cara menjalani penderitaan logis. Dalam kasus apa pun, ketika kita menghindari penderitaan logis yang timbul karena mengatasi masalah, maka kita juga menghindari perkembangan yang dituntut oleh masalah dari kita. Untuk alasan ini, dalam penyakit mental yang kronis, kita berhenti berkembang. Dan, tanpa penyembuhan maka jiwa manusia akan semakin menyusut.

Oleh karena itu, marilah mengisi diri kita dan anak-anak kita dengan metode pencapaian kesehatan mental dan spiritual. Yaitu, dengan mengajari diri kita dan anak-anak kita tentang kebutuhan untuk menderita dan menghargai nilai dari penderitaan itu, serta kebutuhan untuk menghadapi masalah secara langsung dan mengalami rasa sakit yang terkandung di dalamnya. Saya telah menyatakan bahwa disiplin adalah seperangkat peralatan dasar yang kita perlukan untuk mengatasi permasalahan hidup. Menjadi jelas bahwa perangkat ini adalah teknik penderitaan. Ketika kita mengajarkan disiplin kepada diri kita dan anak-anak kita, maka kita mengajari - mereka dan diri kita - cara untuk menderita dan juga cara untuk tumbuh.

Perangkat, teknik penderitaan, dan cara mengalami rasa sakit secara konstruktif yang ditimbulkan oleh suatu masalah inilah yang saya sebut sebagai disiplin.

Ada empat jenis disiplin, yaitu:
  1. Penundaan kepuasan
  2. Penerimaan ranggung jawab
  3. Dedikasi terhadap kebenaran
  4. Keseimbangan

Hal itu bukan perangkat rumit yang memerlukan pelatihan secara aktif. Sebaliknya, perangkat ini bersifat sederhana, dan bahkan anak usia sepuluh tahun pun mampu mempraktikannya. Namun demikian, para presiden atau raja yang tengah berkuasa acap kali lupa menggunakan peralatan ini, yang menjadi penyebab kelengseran mereka. Permasalahannya bukan pada kompleksitas perangkat ini, tetapi keinginan untuk menggunakannya. Hal ini terjadi karena perangkat ini melibatkan – bukan menghindari - rasa sakit, dan bila kita berusaha menghindari penderitaan logis, maka kita akan menghindari penggunaan perangkat ini. Oleh karena itu, setelah menganalisis masing-masing perangkat ini, kita pun harus menguji keinginan untuk menggunakan perangkat ini pada bagian berikutnya, yaitu bagian tentang cinta.

Minggu, 28 Desember 2014

Inilah 5 Kebiasaan Pengusaha Sukses di Pagi Hari

Sumber: http://studentpreneur.co/inilah-5-kebiasaan-pengusaha-sukses-di-pagi-hari/

Untuk menjadi seorang pengusaha sukses, maka Anda harus terbiasa untuk melakukan beberapa aktivitas berikut ini di pagi hari.

Menjadi seorang entrepreneur, Anda harus benar-benar bisa  merubah kebiasaan negative menjadi kebiasaan positif. Misalnya dulu ketika Anda sering bangun siang, sebagai seorang entrepreneur Anda harus bisa bangun pagi. Kenapa? Karena Anda harus menjemput peluang atau rezeki sejak awal, Anda bisa lebih produktif dan tentunya Anda bisa jadi lebih sehat.

Buatlah Jadwal Hari Ini
Usahakan Anda harus memiliki target jangka pendek dan jangka panjang. Target jangka pendek, Anda bisa lakukan setiap hari atau setiap minggu. Misalnya Anda memiliki target harian, ketika Anda menjalani hari Anda bisa lebih bersemangat untuk bekerja. Setelah mempunyai target, Anda harus menjadwalkan kegiatan Anda selama sehari. Anda harus benar-benar mengstimasi waktu seharian untuk menyelesaikan pekerjaan, dengan begitu Anda bisa memprioritaskan kegiatan atau pekerjaan terpenting Anda.

Visualisasikan Kegiatan Anda
Ketika Anda sudah mempunyai jadwal harian, Anda bisa memvisualisasikan kegiatan tersebut. Apa saja yang Anda kerjakan hari ini, lalu bagaimana cara Anda mengerjakannya, lalu pencapaian apa yang akan Anda raih hari ini. Dengan visualisasi tersebut, Anda bisa memprediksi masalah yang akan Anda hadapi dan bagaimana cara mengatasinya.

Prioritaskan Pekerjaan Anda
Ketika pagi hari, Anda bisa memilih apa yang akan Anda lakukan pertama kali. Usahakan Anda bisa melakukan pekerjaan yang berat dahulu. Anda pasti ingat ketika disekolah dulu, Anda disuruh mengerjakan soal yang rumit dahulu. Ini penting karena selagi energi Anda masih banyak, Anda dapat memfokuskan pada pekerjaan yang berat dan menyelesaikannya terlebih dahulu.

Makan pagi, sarapan, breakfast
Banyak orang-orang yang meremehkan sarapan pagi. Biasanya orang yang tidak pernah sarapan adalah orang yang bangun siang, sehingga tidak ada waktu untuk sarapan. Padahal, sarapan adalah asupan tubuh paling utama untuk menjalani aktivitas selama sepanjang hari. Bayangkan saja jika Anda harus bekerja di pagi hari dengan perut kosong, konsentrasi dan energi Anda tentu akan cepat menurun sehingga dapat menghambat pekerjaan.

Olahraga
Waktu yang tepat untuk olahraga adalah di pagi hari. Ketika badan masih segar, Anda bisa berolahraga mulai dari stretching ataupun lari-lari kecil disekitar rumah Anda. Beberapa CEO terkenal didunia adalah orang yang sering bangun pagi dan berolahraga. CEO Apple Tim Cook bangun jam 4:30 pagi dan berolahraga ditempat kebugaran. Lalu ada CEO Starbucks, Howard Schultz yang sering bersepeda dengan keluarganya di pagi hari, Howard juga tidak jarang berangkat ke kantor jam 6 pagi. Olahraga tidak harus berangkat ke tempat kebugaran, Anda bisa lari disekitar rumah, bersepeda atau yoga untuk menjaga kebugaran tubuh agar dapat beraktivitas sepanjang hari dengan maksimal.

Nah Sobat Studentpreneur, sekarang sudah mengetahui kan kenapa menjadi entrepreneur harus bangun pagi. Bagaimana menurut Anda? 

Untuk menjadi Entrepreneur Sukses, Kalahkan 6 Ketakutan Berikut

Sumber: http://mahapati.com/bisnis/129-untuk-menjadi-entrepreneur-sukses-kalahkan-6-ketakutan-berikut

Banyak orang bermimpi menjadi seorang entrepreneur. Namun, mereka seringkali tak mewujudkan impian tersebut karena mereka merasa tak mampu melewati berbagai rasa takut yang datang dalam pikiran mereka. Terlepas dari ide jenius yang Anda miliki, ide itu akan tak berarti apa-apa jika Anda tak menemukan keberanian untuk mengatasi enam ketakutan berikut ini.

1. Takut gagal dan takut dengan risiko

Jika Anda ingin meraih hal besar, Anda harus melawan rasa takut dan risiko yang siap menghadang di depan Anda. Mark Organ, seorang CEO sukses dari perusahaan pemasaran perangkat lunak pernah berkata, "Tak ada cara bagi seorang entrepreneur untuk mendapatkan uang tanpa mengambil risiko."

Risiko selalu menjanjikan imbalan dan keuntungan yang lebih besar serta lebih bermanfaat. Banyak orang menganggap risiko sebagai aspek negatif yang perlu dihindari. Namun, daripada berusaha menghindar dan bersembunyi dari risiko, Anda seharusnya mulai memahami bahwa tak ada suatu kesuksesan yang didapat tanpa mengambil risiko. Pahamilah dan siapkan berbagai langkah untuk mengatasi hal itu.

Saat risiko berbuah kegagalan, hal itu akan membuka pandangan dalam diri Anda bahwa ternyata kegagalan bisa memunculkan sebuah peluang baru. Anda tidak akan pernah memberi diri Anda kesempatan untuk berhasil sebagai entrepreneur jika Anda tidak bersahabat dengan berbagai kegagalan yang mungkin bisa terjadi.

2. Takut dengan apa yang akan diucapkan orang lain

Kita hidup di dunia dimana banyak orang lebih senang melihat orang lain gagal daripada melihat orang lain meraih kesuksesan. Takut pada seseorang yang menunggu Anda gagal bisa menyulitkan Anda untuk meraih kesuksesan.

Sebuah adegan dalam film Pursuit of Happyness yang dibintangi Will Smith mengungkapkan hal serupa, "Jangan pernah biarkan seseorang berkata 'Kamu tidak bisa'. Kau punya mimpi, dan jagalah impian itu. Seseorang yang gagal dalam melakukan sesuatu akan berkata 'Kamu takkan bisa melakukannya'. Jika kamu menginginkan sesuatu, pergi dan dapatkanlah!"

Seorang entrepreneur akan menghadapi banyak kritik dari teman dan kerabat di sekelilingnya. Jadi, kepercayaan pada diri sendiri adalah sesuatu yang sangat penting untuk dimiliki. Jika tidak, Anda tak akan punya kesempatan untuk menjadi seorang entrepreneur.

3. Takut mengambil keputusan yang salah

Ketakutan terbesar yang menghalangi potensi dari banyak entrepreneur adalah takut untuk membuat keputusan yang salah.

Orang yang berkata ingin menjadi seorang entrepreneur seringkali sudah memiliki pekerjaan di perusahaan atau di lembaga pemerintah. Namun, mereka memiliki keinginan untuk bekerja secara mandiri. Akhirnya, mereka merasa sangat sulit dalam mengambil keputusan yang berisiko.

Jika Anda merasa bahwa sangat sulit mengatasi rasa takut dalam mengambil keputusan, Anda harus merasa lebih percaya diri. Lakukan riset terhadap ide yang ingin Anda wujudkan, konsultasikan dengan orang lain yang sudah sukses dan lebih berpengalaman, uji produk yang akan Anda tawarkan pada beberapa kelompok masyarakat, dan buatlah business plan untuk membuat Anda lebih dekat dalam meraih kesuksesan.

4. Takut karena merasa tak memiliki kemampuan atau pengalaman

Rasa takut yang muncul karena merasa tidak memiliki pengalaman atau pengetahuan dalam bisnis sangat lumrah terjadi pada seorang entrepreneur pemula. Seringkali ada banyak orang yang membaca atau melihat profil pengusaha sukses kemudian berkata pada diri mereka sendiri, "Aku tak bisa melakukannya." Tahukah Anda? Sebenarnya, Anda juga bisa melakukannya.

Richard Branson, salah seorang miliuner terkaya di dunia pernah berkata, "Cara terbaik untuk mempelajari sesuatu adalah dengan mempraktekkannnya."

Banyak entrepreneur kelas dunia kesulitan dalam bidang akademis yang mereka jalani. Pendidikan formal bukanlah syarat bagi seseorang sebelum memulai bisnis. Jadi, mengapa Anda takut karena bukan lulusan sekolah bisnis? Ambillah peluang! Jika Anda memiliki passion terhadap sesuatu yang Anda lakukan, itu sudah cukup untuk membuat Anda bisa lebih sukses dari seorang sarjana bisnis.

5. Takut mengalami kesulitan finansial

Masalah finansial adalah sebuah ketakutan yang wajar dialami orang setiap entrepreneur. Dibutuhkan banyak keberanian untuk menabung dan merubah gaya hidup agar impian Anda bisa tercapai.

Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Wells Fargo/Gallup Small Business Index, sebagian besar bisnis diawali dengan dana $10.000 yang berasal dari kocek pribadi dari pemilik bisnis tersebut. Menghindari hutang yang berlebih serta menghargai setiap uang yang dimiliki akan membantu Anda menghindari risiko kesulitan finansial.

Anda juga bisa mengurangi risiko kesulitan finansial dengan menyiapkan segalanya terlebih dahulu. Sebuah business plan beserta progress report dan prakiraan penjualan akan membantu Anda dalam mengarahkan bisnis dan memastikan Anda selalu berada di dalam jalur yang tepat.

6. Takut kehidupan saat ini akan terganggu

Memulai bisnis sendiri membutuhkan banyak waktu dan kerja keras demi memperbesar peluang meraih kesuksesan. Jadi, sangat penting untuk membiasakan diri dengan hal ini sebelum memasuki dunia entrepreneur.

Bisnis akan membutuhkan perhatian khusus dari Anda, dan hal ini bisa membuat waktu Anda bersama keluarga dan teman berkurang secara drastis. Untuk mengatasinya, cobalah mencari beberapa aspek dalam bisnis Anda yang bisa ditangani oleh orang lain, dan coba buatlah proses bisnis Anda menjadi sesederhana dan semudah mungkin. Ini akan membuat pekerjaan Anda lebih ringan sehingga Anda memiliki beberapa waktu luang untuk dihabiskan dengan teman dan keluarga.

Jika Anda sedang berencana untuk mengambil lompatan besar dalam hidup dengan menjadi seorang pengusaha, bersiaplah untuk bekerja keras. Teruslah dorong diri Anda dan ambil setiap kesempatan yang bisa membuat Anda tetap tetap termotivasi dalam menjalani kehidupan sebagai seorang entrepreneur.